13 Desember, 2008

Anti Balapan Liar, Andalkan Brotherhood

BROTHERHOOD. Ketua Umum STC, Bro Anto, sedang melihat Suzuki Thunder yang telah dimodifikasi oleh PT SGP. Motor ini akan dilelang pada saat pelaksanaan Thunder Party. Gambar direkam Sabtu 13 Desember









Brotherhood begitu kental di benak pecinta sepeda motor. Dalam bahasa Indonesia, Brotherhood berarti persaudaraan. Kata Brotherhood bukan sekadar kalimat bagi bikers. Sebab bagi mereka, karena persaudaraan-lah sehingga komunitas pecinta motor rela menembus hujan dan jarak ratusan kilometer.


Laporan
Eka Nugraha
Makassar

Sabtu, 13 Desember, siang kemarin, di Mall Ramayana Jl AP. Pettarani. Cuaca tidak panas. Malah sebaliknya mendung. Beberapa saat kemudian, hujan pun mulai turun membasahi aspal di tempat itu. Di tengah siraman hujan, puluhan lelaki dengan kostum yang cantik-cantik tampak setiap menjaga motor mereka.Motor mereka jenis motor sport 125 cc.

Ya, mereka itu para bikers Thunder Club. Siraman hujan tak membuat mereka beranjak. Niat para Bikers Thunder Club itu tak surut untuk melaksanakan acara Thunder Party. Acara ini digelar Suzuki.

Para bikers yang mengenakan baju klub masing-masing ini ternyata tidak hanya dari Makassar. Beberapa di antaranya dari Kabupaten Bulukumba, Enrekang, serta Bone. Mereka sengaja ke Makassar untuk bergabung dengan komunitas pecinta motor Thunder lainnya.

Ketua panitia Thunder Party yang juga Supervisor Event Promosi PT SGP Makassar, Anusa Pawan mengatakan, sebanyak 11 club Suzuki Thunder hadir dalam acara ini. Jumlah motor yang berkumpul di tempat tersebut tak kurang dari 600 motor. "Club mereka terdiri dari beberapa chapter (bagian, red). Chapter tersebut tersebar di Sulawesi Selatan. Bahkan ada yang dari Kendari," kata Anusa saat ditemui di sela-sela acara Thunder Party, kemarin.

Anusa menambahkan, acara ini bertujuan meningkatkan rasa persaudaraan antarsesama bikers. Selain itu, acara ini juga bertujuan mensosialisasikan bagaimana keamanan berkendara (safety riding) dan tertib berlalu lintas. Ketua umum Suzuki Thunder Inovation Club (STIC) Sulawesi, Hasanuddin Tiro mengatakan, saat acara ini berlangsung, beberapa chapter dari STIC tengah dalam perjalanan. Chapter tersebut berasal dari Bulukumba dan Soppeng. Meski hujan, menurut Hasanuddin, anggota STIC tetap melanjutkan perjalanan.

"Yang namanya biker tidak mengenal hujan. Biar hujan tetap jalan," kata Hasanuddin

Hasanuddin menjelaskan, keberandaan club pecinta motor sangat diperlukan. Khususnya untuk sosialisasi tertib berlalulintas. Untuk anggota bikers STIC sendiri, katanya, setiap saat dilakukan pengkaderan. Setiap anggota baru harus melalui pengkaderan. Pengkaderan ini dilakukan bekerjasama pihak Polresta Makassar Barat. Tak heran jika setiap anggota yang telah lolos pengkaderan diberikan stiker bertuliskan "Badai Barat". Stiker ini sekaligus pertanda bahwa yang bersangkutan telah lolos bergabung dan tahu tentang aturan berlalulintas.

Ketua Umum Sulawesi Thunder Club (STC), Ardianto juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya, hanya karena perasan persaudaraan, beberapa anggota clubnya rela diguyur hujan dalam perjalanan Bone menuju Makassar.

Pada kesempatan itu, Anto menegaskan, STC juga merupakan club pecinta motor yang anti balapan liar. Menurut Anto, balapan liar merupakan pelanggaran berat dalam berlalulintas. " Untuk balapan liar, kami paling anti," tegas Anto.(*)

Tidak ada komentar: